Tampilkan postingan dengan label meninggal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label meninggal. Tampilkan semua postingan

Kakek Ini 3 Hari Meringkuk Di Becak Dan Akhirnya Meninggal, Karena Sakit Parah Dan Tak Mampu Berobat

Berita Islami DuniaInnalillahiwainnailaihiroji'uun ! Semoga almarhum diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya. Sindiran " ORANG MISKIN DILARANG SAKIT" Ternyata bukan bualan semata ya . padahal dalam UUD 45 Pasal 34 dijelaskan bahwa Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Tapi realitanya miris banget ya . yuk dimulai dari diri kita untuk saling membantu terhadap sesama.



Seorang kakek yang belum diketahui identitasnya ditemukan sedang sakit keras dan meringkuk di kursi becak di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang, Selasa (5/1). Korban yang berprofesi sebagai tukang becak diduga meninggal dunia akibat sakit dan tidak memiliki biaya untuk berobat.

Sebelum meninggal, korban diketahui meringkuk lemas di atas becaknya selama tiga hari di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan.

“Memang beberapa hari terakhir dia cuma tiduran saja di becaknya tidak ke mana-mana,” ujar Deri, warga setempat, Rabu (6/1).

Korban sendiri dikenal warga kerap mangkal di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya atau Pertigaan Bintang. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui usia dan identitasnya.

“Biasa mangkal di situ, tapi nggak kenal,” kata Deri.

Korban akhirnya mendapatkan pertolongan dari petugas Polsek Tangerang setelah adanya informasi dari Anggota Kelompok Sadar Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Yahya Suhada, pada pukul 10.15 WIB, Selasa (5/1).

“Ada informasi korban sakit tidak bisa ke mana-mana. Karena Kapolsek sedang rapat maka memerintahkan anggota reskrim dan SPKT dipimpin Kanit Patroli Ipda Suradi untuk segera datang dan memberi pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit,” Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani.

Dalam perjalanan menuju RSU Kabupaten Tangerang korban meninggal dunia. Sekarang jenazahnya berada di kamar mayat. “Almarhum belum ada identitasnya dan semoga ada yang mengenal lewat pemberitaan media,” pungkas Triyani. 

Allah SWT Berfirman : “Sesungguhnya orang-orang mu’min itu bersaudara kerena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah SWT supaya kamu mendapat rahmat.”(Al-Hujurat : 10).

Firman Allah : “Dan tolong-menolong engkau semua atas kebaikan dan ketaqwaan.” (QS. Al-Maidah: 2)

Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya” (H.R. Muslim)






[ReportaseTerkini/ Sebarkanlah.com /Merdeka]

Jenazah Wanita Ini mengejutkan Banyak Orang Saat Dimandikan

Jenazah Seorang Wanita Penghibur


BERITA ISLAMI DUNIA - Pada zaman Imam Malik, terdapat seorang wanita yang sangat buruk akhlaknya. Dia selalu tidur bersama lelaki dan tidak pernah menolak ajakan lelaki.


Dilansir Eberita.org, sehingga saat hari kematiannya tiba, ketika dia dimandikan oleh seorang wanita yang memang kerjanya memandikan mayat, tiba-tiba tangan si pemandi mayat itu terlekat pada kemaluan mayat wanita itu.

Semua penduduk dan ulama' gempar akan hal itu. Bagaimana tidak, tangan si pemandi mayat terlekat sehingga semua orang di situ mati akal untuk melepaskan tangannya dari mayat wanita tersebut.

Terdapat 2 cara untuk menyelesaikan masalah itu. Pertama, memotong tangan wanita pemandi mayat tersebut dan kedua tanam kedua-dua wanita itu sekaligus. Akhirnya, mereka memutuskan untuk meminta pendapat daripada Imam Malik.

Imam Malik bukan calang-calang orang yang memberi fatwa. Pernah ada satu ketika, Imam Malik mendapat 40 pertanyaan, tetapi yang dijawabnya hanyalah 5. Ini menunujukkan akan berhati-hatinya dan betapa sensitifnya beliau dalam isu agama. Imam Malik bertanya kepada wanita si pemandi mayat itu bahwa adakah dia berkata apa-apa kepada si perempuan tersebut semasa memandikannya.

Wanita pemandi mayat itu berkata bahawa dia ada mengatakan kepada si perempuan itu sewaktu membersihkan tubuhnya:
"Berapa kalilah tubuh ini telah melakukan zina"

Imam Malik berkata "kamu telah menjatuhkan Qazaf (tuduhan zina) pada wanita tersebut, sedangkan kamu tidak mendatangkan 4 orang saksi. Maka kamu harus dijatuhkan hukuman hudud 80 kali sebatan karena tidak mendatangkan saksi."

Selepas wanita pemandi mayat itu dikenakan hukuman 80 sebatan maka terlepaslah tangannya dari mayat tersebut.

Hikmah dan Pelajaran

Oleh itu, kita hendaklah sentiasa menjaga lidah kita. Jangan sembarangan membuat fitnah atau bersangka buruk dengan orang lain.

Kuasa Allah SWT mengatasi segala-galanya..
Moga bermanfaat dan sama-samalah memperbaiki diri. InsyaAllah.

Jaga lidah jangan sebarkan fitnah, jangan bersangka buruk dengan kuasa Allah Ta'ala. Kalau kita tahu dia itu seorang pelacur sekalipun, tapi kalau tak pernah lihat perbuatan maka kita dilarang menuduhnya berzina.

Diharap kisah Imam Malik dan Pemandi Mayat ini dijadikan sebagai tauladan dan iktibar. Kerana itu ingatlah, apabila kita membantu menyebar sesuatu perkara buruk dalam masyarakat, negeri atau negara, yang kita tidak menyaksikan dan tiada saksi, maka tunggulah suatu hari nanti balasan yang kita terima. Walaupun peristiwa berlaku: Berhati-hati semua dan jangan terjerat dengan jarum-jarum kejahatan.


Wallahua'lam

Semoga Bermanfaat.

Subhanallah,, Walaupun Dalam Keadaan Di Bakar, Pria Ini Masih Meneruskan Solatnya

Demi menunaikan ibadahnya dan ketaatannya kepada Allah SWT. Orang ini tetap melanjutkan solatnya pada saat di bakar.




Berita Islami Dunia - Begitulah hal yang terjadi di Johannesburg, Afrika Selatan. Ada seorang pria yang tengah menunaikan solatnya dan dia di bakar hidup-hidup. Akan tetapi, pria ini bukannya lari untuk menyelamatkan diri dan memadamkan apinya.

Dia malah melanjutkan solatnya. Subhanallah..
Semoga kita bisa menjadi seperti orang tersebut. Aamiin

Baca juga tentang : Polisi Menembak Mati Teroris Bersenjata dan Berteriak "Allahu Akbar!"

Pria Meninggal Saat Salat di Masjid

Pria ini dikenal oleh warga sekitar tidak pernah meninggalkan salah jemaah di masjid.

Berita Islami Dunia - Seorang pria meninggal saat menjalankan salat di sebuah masjid di Jeddah, Arab Saudi. Pria itu dikenal warga sekitar tidak pernah sekalipun meninggalkan salat jemaah di masjid.

Pria yang tidak diketahui identitasnya itu sedang salat di samping mikrab. Dia lalu pingsan dan meninggal.

"Dia tidak pernah meninggalkan salat di masjid ini. Dia selalu datang lebih awal untuk salat," tulis harian berbahasa Arab, Sada.
Meninggal Saat Adzan 

Kematian merupakan hal yang sangat misterius dan menjadi rahasia Allah SWT. Tidak ada satupun manusia dapat mengetahui kapan kematian akan datang.

Tetapi, hampir setiap orang berharap meninggal dalam keadaan yang baik, seperti meninggal ketika hari Jumat, menjelang salat, atau di masjid.

Harapan semacam itu juga dimiliki oleh Imam Masjid Kota Tarbuk, Arab Saudi, Shayem Al Anzi. Dia meninggal dalam kesempatan yang baik, usai mengumandangkan azan di masjid, seperti yang selama ini dia mimpikan.

Shayem tengah duduk dan melantunkan lafaz azan melalui pengeras suara yang terletak tidak jauh dari mimbar pada Minggu, 24 Mei 2015 kemarin. Begitu selesai, Shayem terjatuh ke lantai dan menghembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga Tentang : Subhanallah..Ternyata Ini Orang Indonesia Pertama yang Pernah Menjadi Imam Besar di Masjidil Haram


Para jamaah yang sudah berada di masjid segera mendekati tubuh Shayem. Usai salat zuhur, mereka langsung memuliasarakan jenazah Shayem.

"Dia selalu berharap meninggal di masjid. Tuhan Yang Maha Kuasa mengabulkan keinginannya," tulis harian Sabq.

(Ism, Sumber: emirates247.com)