Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Ingin Suami Selalu Dalam Lindungan Allah Swt, Ini Doanya

Berita Islami Dunia - Rasulullah Saw. bersabda, "Jagalah Allah, niscaya kau akan dapatkan Dia selalu berada dihadapanmu. Kenalilah Allah kala senang, maka Dia akan mengenali di saat kau susah. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang akan menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesulitan, dan bersama kesukaran ada kemudahan." (HR. Bukhari)


Ingin Suami Selalu Dalam Lindungan Allah Swt, Ini Doanya

Menjaga Allah melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Dengan cara ini, Allah Swt. akan menjaga diri, keluarga, agama, dan urusan dunia akhirat. Hal ini karena semua hukum dan ketentuan Allah diturunkan untuk menjaga keharmonisan hidup manusia dan seluruh makhluk lainnya yang ada dimuka bumi.

Menjaga Allah berarti melaksanakan amar ma'ruf dan nahi munkar. Dengan melakukan hal tersebut, maka akan muncul ketenangan, kedamaian, dan ketentraman hidup. Seseorang tidak akan khawatir mendapat perlakuan zalim dari orang lain, lantaran keadilan pasti ditegakkan dan hukum dijunjung tinggi.

Menjaga Allah berarti menyayangi sesama manusia. Memberikan zakat, infak, dan sedekah untuk mengatasi kemiskinan, menyediakan pendidikan dan penghidupan yang layak bagi fakir miskin dan anak-anak yatim, memberdayakan ekonomi umat, dan membiayai jihad dijalan Allah.


Kalau kita telah menjaga hukum-hukum Allah, maka perhatikanlah bagaimana Allah Swt. 
Akan menjaga kita, menjaga aqidah kita dari kemusyrikan, menjaga kita dari kesesatan dan penyimpangan, menjaga kita dari kejahatan setan, jin, dan manusia. Jaminan Allah itu ditegaskan didalam Al-Qur'an:
"Bagi manusia da malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergilir, dimuka dan dibelakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah." (QS. Ar-Ra'd [13]: 11)

Bila Allah Swt. memberikan penjagaan kepada seseorang dan selalu berpihak kepadanya, maka kekuatan apa lagi yang dapat menandingi kekuatan Allah? Orang yang merasa selalu dijaga Allah Swt. akan berjalan dimuka bumi dengan penuh kemenangan. Kesulitan adalah pintu kemudahan. Kesedihan menjadi pintu kebahagiaan. Kegagalan merupaka pintu kesuksesan.

Berikut adalah bacaan doa selamat didunia dan diakhirat:
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup didunia dan kebaikan hidup diakhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka."

Selain doa diatas, doa berikut ini juga bisa dipanjatkan oleh istri agar suaminya selalu dalam lindungan Allah Swt.:
Allahumma innaa nas-alukal 'afwa wal 'aafiyata fiddiini wad dunya wal aakhirati.
"Ya Allah, kami mohon ampunan kepada-Mu dan limpahkanlah kesejahteraan dalam urusan agama, dunia, dan akhirat."

8 Waktu Mustajab Untuk Berdo'a yang Wajib Anda Ketahui

Doa merupakan salah satu cara seorang hamba untuk berkomunikasi dengan Sang Khalik. Ia sekaligus bukti kelemahan dan ketidakberdayaan seorang hamba. Namun terkadang manusia lupa berharap ketika dirinya bergelimang dengan harta, seluruh keinginannya dipenuhi, dan diberikan nasib mujur. Seakan-akan doa hanya untuk orang yang susah saja.



Berita Islami Dunia - Waktu yang baik untuk berdoa.Diantara usaha yang bisa kita upaya kan agar doa kita dikabulkan oleh Allah Swt. adalah dengan mmemanfaatkan waktu-waktu tertentu yang mustajab. Allah menjanjikan bahwa doa ketika waktu-waktu-waktu tersebut akan dikabulkan. Diantara waktu-waktu itu ialah:


1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
Allah mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir. Allah berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertakwa, salah satunya, "Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan." (QS. Adz-Dzariyat [51]: 18).

Sepertiga malam yang paling akhir ialah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Allah mengabulkan setiap doa hamba-Nya. Rasulullah bersabda, "Rabb kita turun kelangit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman, 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.'" (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Ketika berbuka puasa
Waktu berbuka puasa pun merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahan lapar dan dahaga, sebagaimana hadist:
"Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak." (HR. Muslim).

3. Ketika Lailatul Qadar
Lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al-Qur'an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan, sebagaimana firman Allah Swt., "Lailatul qadar lebih baik dari 1000 bulan." (QS. Al-Qadr [97]: 3).

4. Ketika Adzan berkumandang
Selain dianjurkan untuk menjawab azan dengan lafadz yang sama, pada saat azan dikumandangkan juga termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah bersabda, "Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya, yaitu ketika azan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang." (HR. Abu Dawud).
5. Diantara Adzan dan Iqamah
Waktu jeda antara adzan dan iqamah juga termasuk waktu yang dianjurkan untuk berdoa, berdasarkan sabda Rasulullah, "Doa diantara adzan dan iqamah tidak tertolak." (HR. Tirmidzi).

6. Ketika sedang Sujud dalam Shalat
Rasulullah bersabda, "Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya saat ia sedang bersujud. Maka, perbanyaklah berdoa pada waktu itu." (HR. Muslim).

7. Pada Hari Jum'at
Rasulullah Saw. bersabda, "Dalam hari Jumat terdapat waktu yang jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti apa yang ia minta akan diberikan." Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut. (HR. Bukhari dan Muslim).

8. Ketika Hari Arafah
Hari Arafah adalah hari ketika para jamaah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jamaah haji maupun seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sebab, Rasulullah Saw. bersabda, "Doa yang terbaik adalah doa ketika Hari Arafah." (HR. Tirmidzi).

Do'a Ibu ini, Mampu Mengubah Takdir Anaknya

Pernahkah Anda mendengar bahwa kedahsyatan do'a seorang Ibu yang mampu mengubah takdir anaknya ?
Ya, Islam pun kerap kali membahas tentang dahsyatnya do'a seorang ibu bagi anaknya. Sudah banyak kisah yang membuktikan tentang kebenaran hal tersebut. Salah satunya, kisah yang terjadi di zaman Rasul.
Berita Islami Dunia - Dalam ajaran Islam, sosok ibu begitu dimuliakan. Bahkan dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Ibu adalah sosok "nomor satu" yang wajib dihormati.

Dari Abu Hurairah RA, "Suatu saat ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW, lalu bertanya: Wahai Rasulullah, siapakah yang berhak aku pergauli dengan baik? Rasulullah menjawab: Ibumu! Lalu siapa? Rasulullah menjawab: Ibumu! Lalu siapa? Rasulullah menjawab: Ibumu! Sekali lagi orang itu bertanya: Kemudian siapa? Rasulullah menjawab: Bapakmu!”(HR Bukhari).


Islam pun kerap kali membahas tentang dahsyatnya do'a seorang ibu bagi anak-anaknya. Sudah banyak kisah yang membuktikan tentang kebenaran hal tersebut. Salah satunya sebuah kisah yang terjadi di zaman Rasulullah SAW.

Kisah ini diambil dari Kitab Imam Al-Hafizh Ibnu Abi Ad-Dunya Rahimahullah. Dari Anas bin Malik RA, dia bercerita, suatu hari kami menjenguk seorang anak muda dari Anshar (Madinah) yang sedang sakit berat.

Kami tidak beranjak dari sisinya sampai ajal menjemputnya. Lalu kami pun membentangkan kain untuk menutupi wajahnya. Ibunya yang sudah lemah dan tua berada di samping kepalanya.
Lalu kami menoleh kepadanya sambil menghiburnya dengan berkata, "Berharaplah pahala dari Allah atas musibah yang menimpamu".

"Apakah anakku sudah mati?" tanya wanita tua itu.

"Ya," jawab kami.

Lalu wanita tua itu mengulurkan tangannya ke langit sambil berdo'a, "Ya Allah, Engkau tahu bahwa aku pasrah kepada-Mu dan berhijrah kepada Rasul-Mu, dengan harapan agar Engkau berkenan menolongku dalam tiap kesulitan. Ya Allah, janganlah Engkau timpakan kepadaku musibah ini pada hari ini".

Kemudian, dibukalah penutup wajah yang telah kami tutupkan kepada anak muda itu. Tidak berapa lama, anak muda itu hidup kembali.

Itulah sedikit cerita tentang begitu dahsyatnya do'a ibu bagi anaknya. Baca juga tentang